Prof. Dr. H. Masykuri Sampaikan Tausiyah Subuh di Masjid Raya Mujahidin Pontianak
Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Raya Mujahidin pada Senin, 23 Februari 2026, ketika Guru Besar sekaligus Rektor Universitas Islam Malang periode 2014–2024, Prof. Dr. H. Masykuri, M.Si., menyampaikan tausiyah seusai pelaksanaan salat Subuh berjamaah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jamaah masjid serta mahasiswa program doktoral UNISMA yang berasal dari Pontianak.
Dalam pembukaan tausiyahnya, Prof. Maskuri mengajak seluruh jamaah untuk menumbuhkan rasa syukur atas kesempatan beribadah di waktu Subuh. Ia menyampaikan bahwa setiap langkah menuju masjid merupakan bagian dari perjalanan spiritual yang bernilai di sisi Allah. Menurutnya, keberadaan di Masjid Raya Mujahidin pada pagi hari adalah anugerah yang patut disyukuri.
Beliau menyebut masjid sebagai tempat yang penuh keberkahan dan menggunakan tiga istilah reflektif untuk menggambarkan makna spiritualnya. Pertama, Ziyadatul Khair, yakni bertambahnya kebaikan dalam kehidupan seseorang. Kedua, Ziyadatun Ni’mah, yang dimaknai sebagai bertambahnya kenikmatan berupa ketenangan hati dan kelapangan jiwa. Ketiga, Ziyadatus Sa’adah, yakni bertambahnya kebahagiaan dalam berbagai dimensi kehidupan.
Penekanan pada nilai syukur tersebut, menurut beliau, menjadi fondasi penting dalam membangun kualitas keimanan. Ia menjelaskan bahwa rasa syukur tidak hanya terucap melalui lisan, melainkan juga tercermin dalam kesungguhan menjaga ibadah dan memperbaiki akhlak. Momentum Subuh, lanjutnya, adalah waktu yang strategis untuk membangun kesadaran ruhani sebelum memulai aktivitas harian.
Selain itu, Prof. Masykuri menyoroti urgensi menjaga iman di tengah dinamika kehidupan modern. Ia menegaskan bahwa iman memerlukan pemeliharaan yang konsisten melalui ibadah, dzikir, serta lingkungan yang kondusif. Tanpa upaya tersebut, iman dapat melemah akibat pengaruh eksternal maupun kelalaian internal.
tausiah subuh tersebut berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh perhatian. Para jamaah menyimak dengan seksama setiap pesan yang disampaikan, sementara mahasiswa doktoral UNISMA dari Pontianak memanfaatkan momen tersebut sebagai ruang refleksi dan penguatan nilai keislaman dalam perjalanan akademik mereka. setelah tausiah, dilanjutkan dengan sesi penyerahan cenderamata dari UNISMA untuk Masjid Raya Mujahidin dan dilanjutkan dengan foto bersama.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian kunjungan akademik sekaligus silaturahmi spiritual antara civitas akademika UNISMA dan masyarakat Pontianak. Melalui forum keagamaan seperti ini, diharapkan terbangun sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan kehidupan keagamaan masyarakat.
Dengan pesan utama tentang syukur dan pentingnya menjaga iman, kultum Subuh yang disampaikan Prof. Dr. H. Masykuri, M.Si. memberikan penguatan moral dan spiritual bagi seluruh jamaah yang hadir, sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan duniawi dan ketenangan batin harus berjalan secara seimbang.